PERKEMBANGAN ERA TEKNOLOGI INFORMASI
DAN TEKNOLOGI INFORMATIKA
UNTUK MEMENUHI SALAH SATU TUGAS’
Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar
NAMA :
Hendy Kurnia Pamungkas
KELAS :
1IA16
NPM :
NPM :
52417735
Dosen Yang Bersangkutan
Helnawati
PENGERTIAN TENTANG TEKNOLOGI
INFORMASI
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan
untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan,
memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang
berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang
digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan
informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.Teknologi ini menggunakan
seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan
satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan
teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara
global. Komputer sudah dapat ditemui dimanapun, misalnya di sekolah,
rumah, apalagi kantor-kantor dan instansi. Perkembangan Teknologi Informasi dan
Komunikasi kini sudah semakin pesat, hal itu dirasakan dangan semakin banyak
munculnya peralatan informasi dan komunikasi yang semakin canggih. Kemudian
alat komunikasi seperti halnya handphone/telepon genggam, pada masa ini hampir
semua orang memilikinya.
PERKEMBANGAN SEJARAH TEKNOLOGI
INFORMASI
Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi Era jaman dulu
hingga sekarang :
Tahun 1455
Johann Guntenberg pertama kalinya menggunakan mesin cetak untuk mencetak plat huruf yang terbuat dari besi yang dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
Tahun 1830
Augusta Lady Byron pertama kalinya menulis program komputer yang pertama di dunia dengan bekerja sama dengan Charles Babbage. Untuk dapat merealisasikan ini, mereka menggunakan mesin Analytical-nya. Alat tersebut didesain mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital, mesin ini muncul 94 tahun sebelum komputer digital pertama ENIAC 1 dibentuk.
Tahun 1837
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode Morse bersama Sir Wiliam Cook dan Sir Charles Wheatstone yang dikirim secara elektronik antara 2 (dua) tempat yang berjauhan melalui kabel yang menghubungkan kedua tempat tersebut. Pengiriman dan penerimaan informasi ini mampu untuk dikirim dan diterima pada saat yang hampir bersamaan waktunya. Penemuan ini memungkinkan informasi dapat diterima dan digunakan secara luas oleh masyarakat tanpa dihalangi oleh jarak dan waktu.
Tahun 1861
Gambar bergerak yang diproyeksikan ke dalam sebuah layar besar pertama kali digunakan sebagai cikal bakal film sekarang. Pada zaman dahulu proyektor ini berkembang dengan sebutan layar tancap.
Tahun 1876
Pada zaman ini ditandai dengan tokoh Melvyl Dewey yang mengembangkan sistem penulisan desimal.
Tahun 1877
Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan perangkat telepon yang digunakan pertama kali secara umum.
Edward Maybridge menemukan Fotografi dengan kecepatan tinggi.
Tahun 1455
Johann Guntenberg pertama kalinya menggunakan mesin cetak untuk mencetak plat huruf yang terbuat dari besi yang dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
Tahun 1830
Augusta Lady Byron pertama kalinya menulis program komputer yang pertama di dunia dengan bekerja sama dengan Charles Babbage. Untuk dapat merealisasikan ini, mereka menggunakan mesin Analytical-nya. Alat tersebut didesain mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital, mesin ini muncul 94 tahun sebelum komputer digital pertama ENIAC 1 dibentuk.
Tahun 1837
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode Morse bersama Sir Wiliam Cook dan Sir Charles Wheatstone yang dikirim secara elektronik antara 2 (dua) tempat yang berjauhan melalui kabel yang menghubungkan kedua tempat tersebut. Pengiriman dan penerimaan informasi ini mampu untuk dikirim dan diterima pada saat yang hampir bersamaan waktunya. Penemuan ini memungkinkan informasi dapat diterima dan digunakan secara luas oleh masyarakat tanpa dihalangi oleh jarak dan waktu.
Tahun 1861
Gambar bergerak yang diproyeksikan ke dalam sebuah layar besar pertama kali digunakan sebagai cikal bakal film sekarang. Pada zaman dahulu proyektor ini berkembang dengan sebutan layar tancap.
Tahun 1876
Pada zaman ini ditandai dengan tokoh Melvyl Dewey yang mengembangkan sistem penulisan desimal.
Tahun 1877
Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan perangkat telepon yang digunakan pertama kali secara umum.
Edward Maybridge menemukan Fotografi dengan kecepatan tinggi.
Tahun 1899
Menggunakan system penyimpanan dalam tape (pita) magnetis yang pertama tetapi pada zaman ini penyimpanan masih bersifat analog belum digital.
Tahun 1923
Zvorkyn pada zaman ini menciptakan tabung TV yang pertama.
Tahun 1940
Dimulainya pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi pada masa Perang Dunia 2 yang dipergunakan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.
Tahun 1945
Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean menggunakan hypertext. Pada zaman ini penggunaan hypertext telah berkembang seiring dengan perkembangan desain website.
Tahun 1946
Pada zaman ini teknologi komputer digital pertama di dunia ENIAC I mulai dikembangkan walaupun belum begitu banyak pengguna tetapi teknologi komputer sudah digunakan pada instansi-instansi tertentu.
Tahun 1948
Para peneliti di Bell Telephone mengembangkan transistor.
Tahun 1957
Jean Hoerni mengembangkan transistor planar. Teknologi ini dapat mengembangkan jutaan bahkan milyaran transistor dimasukan kedalam sebuah keping kecil kristal silicon.
USSR (Rusia pada saat itu) meluncurkan Sputnik sebagai satelit bumi buatan pertama yang bertugas sebagai mata-mata. Sebagai balasannya Amerika membentuk Advance Research Projects Agency (ARPA) di bawah kewenangan Departemen Pertahanan Amerika untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang pertahanan atau militer.
Tahun 1972
Pada masa ini Ray Tomlinson menciptakan sebuah program E-mail pertama yang digunakan untuk berkomunikasi pada jarak jauh dengan menggunakan teks. E-mail banyak disebut sebagai surat elektronik.
Tahun 1973-1990
Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper mengenai TCP/IP kemudian dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan yang kemudian dikenal dengan istilah TCP/IP yang dikembangkan oleh grup dari DARPA. Pada tahun 1981 National Science Fondation mengembangkan Backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan. Kemudian pada tahun 1986 IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi diantaranya: DDN, DARPA, ARPANET, dan Internet Gateway.
Tahun 1991- Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN dalam menanggulangi biaya operasionalnya memungut bayaran dari para anggotanya. Pada tahun 1992 komunitas internet pertama kali dibentuk, kemudian diperkenalkan dengan istilah World Wide Web (WWW) oleh CERN. Pada tahun 1993, NSF membentuk interNIC dalam rangka untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada tahun 1994 pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam segala segi kehidupan manusia. Tahun 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di Backbone.
ERA TEKNOLOGI INFORMASI
Era Teknologi Informasi
Di awal
tahun 1970-an, teknologi PC atau personal computer mulai diperkenalkan sebagai
alternatif pengganti mini computer. Kegunaan komputer di perusahaan tidak hanya
untuk meningkatkan efisiensi, namun lebih jauh untuk mendukung terjadinya
proses kerja yang lebih efektif. Di era kedua ini setiap individu di organisasi dapat memanfaatkan kecanggihan
komputer seperti untuk mengolah database, spreadsheet, maupun data processing
(end-user computing) . perusahaan yang telah memanfaatkan teknologi
komputer sangat efisien dan efektif dibandingkan perusahaan yang sebagian
prosesnya masih dikelola secara manual.
pada era inilah
komputer memasuki babak barunya, yaitu sebagai suatu fasilitas yang dapat
memberikan keuntungan kompetitif bai perusahaan, terutama yang bergerak
dibidang pelayanan / jasa. Di awal tahun 1980-an, salah satu teori yang paling
banyak dipelajari & diterapkan adalah mengenai manejemen perubahan (change
management).
Era Sistem Informasi
Tidak
seperti pada kedua era sebelumnya yang lebih menekankan pada unsur teknologi,
pada era manejemen perubahan ini yang lebih ditekankan adalah sistem informasi, dimana komputer dan teknologi
informasi merupakan komponen dari sistem tersebut. Ditekankan oleh beberapa
ahli manajemen, bahwa perusahaan yang menguasai informasilah yang memiliki
keunggulan kompetitif didalam lingkungan makro "regulated free
market". Organisasi tradisional melihat struktur perusahaan sebagai
kunci utama pengukuran kinerja, sehingga semuanya diukur secara hirarkis
berdasarkan divisi-visi atau departemen.
Dimana persaingan
bebas telah menyebabkan customers harus pandai-pandai memilih produk yang
beragam dipasaran, proses penciptaan produk atau pelayanan (pemberian jasa)
kepada pelanggan merupakan kunci utama kinerja perusahaan. Keadaan ini sering
diasosiasikan dengan istilah-istilah manejemen seperti market driven
atau Customer base company yang pada intinya sama, yaitu kinerja
perusahaan akan dinilai dari kepuasaan para pelanggannya.
Disinilah peranan sistem
informasi sebagai komponen utama dalam memberikan keunggulan kompetitif
perusahaan. oleh karena itu, kunci dari kinerja perusahaan adalah pada proses
yang terjadi baik dalam perusahaan(back office) maupun yang langsung
bersinggungan dengan pelanggan (front office). bahwa di era tahun
1990-an terlihat banyak sekali perusahaan yang melakukan BPR (Business
Process Reengineering), re-strukturisasi, Implementasi ISO- 9000,
Implementasi TQM, Instalasi dan pemakaian sistem informasi Korporat ( SAS,
ORACLE, BAAN) dan lain sebagainya.
Era Globalisasi Informasi
Era terakhir ini ke dalam sejarah evolusi teknologi
informasi. Pertengahan tahun 1980-an, perkembangan dibidang teknologi
informasi. Para praktisi teknologi informasi yang dahulu bekerja sama dalam
penelitian untuk memperkenalkan internet ke dunia industri pun secara jujur
mengaku bahwa mereka tidak pernah menduga perkembangan internet akan menjadi
seperti ini. Transaksi-transaksi perdagangan dapat dengan mudah dilakukan di cyber
space melalui electronic transaction dengan mempergunakan electronic
money.
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
INFORMASI DAN INFORMATIKA DALAM PERANAN BIDANG
Peranan Teknologi Informasi dan Informatika dalam berbagai bidang sangatlah membantu untuk mempermudah manusia dalam mengerjakan sesuatu yang rumit dan membutuhkan waktu oleh sebabitu perkembangan teknologi sangatlah penting demi memenuhi kebutuhkan manusia di era jaman sekarang hingga masa depan.
Peran perkembangan di bagi
menjadi 2 yaitu :
Dalam Bidang Pemerintahan (e-government).
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan,seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan,seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
Bidang pendidikan (e-education)
Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan gurunya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan guru dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan.Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara guru dan mahasiswanya.
DAMPAK DARI PERKEMBANGAN
TEKNOLOGI INFORMASI DAN INFORMATIKA
Perkembangan yang hingga kini semakin maju dan semakin
mukthair membuat beberapa perkembangan mempunyai dampak dari segi positif dan juga negatif seperti :
Dampak Positif Teknologi Informasi :
a. Dalam bidang pendidikan
Sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan guru dan teman-teman.
Dapat mencari informasi-informasi pendidikan melalui internet.
Munculnya media elektronik sebagai penunjang pembelajaran.
Menjadikan metode-metode baru dalam kegiatan pembelajaran,sehingga tidak merasa jenuh.
Efisiensi waktu.Karena tugas dapat di kirimkan melalui via online.
b. Dalam bidang informasi dan komunikasi
Dapat berkomunikasi dengan orang-orang yang sangat jauh dari kita melalui telepon/handphone.
Mendapatkan informasi lengkap mengenai keadaan seisi bumi melaui internet.
Memudahkan dalam pelayanan perbankan.
c. Dalam bidang sosial
Kompetisi yang tajam sehingga mendorong generasi muda yang berwawasan luas.
Menumbuhkan rasa percaya diri.
Dampak negatif Teknologi Informasi :
a. Dalam bidang pendidikan
Mengendorkan keinginan belajar anak.Dengan adanya game online,fb,twitter dll.
Disalahgunakan pemakaiannya untuk melihat situs-situs yang ditujukan untuk orang dewasa.
Kemerosotan mental remaja.
b. Dalam bidang informasi dan komunikasi
Oknum-oknum yang memanfaatkan situs seperti fb,sebagai media perkenalan yang didasari modus penculikan.
Merajalelanya aksi penipuan melalui situs tertentu.
c. Dalam bidang sosial
Dampak Positif Teknologi Informasi :
a. Dalam bidang pendidikan
Sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan guru dan teman-teman.
Dapat mencari informasi-informasi pendidikan melalui internet.
Munculnya media elektronik sebagai penunjang pembelajaran.
Menjadikan metode-metode baru dalam kegiatan pembelajaran,sehingga tidak merasa jenuh.
Efisiensi waktu.Karena tugas dapat di kirimkan melalui via online.
b. Dalam bidang informasi dan komunikasi
Dapat berkomunikasi dengan orang-orang yang sangat jauh dari kita melalui telepon/handphone.
Mendapatkan informasi lengkap mengenai keadaan seisi bumi melaui internet.
Memudahkan dalam pelayanan perbankan.
c. Dalam bidang sosial
Kompetisi yang tajam sehingga mendorong generasi muda yang berwawasan luas.
Menumbuhkan rasa percaya diri.
Dampak negatif Teknologi Informasi :
a. Dalam bidang pendidikan
Mengendorkan keinginan belajar anak.Dengan adanya game online,fb,twitter dll.
Disalahgunakan pemakaiannya untuk melihat situs-situs yang ditujukan untuk orang dewasa.
Kemerosotan mental remaja.
b. Dalam bidang informasi dan komunikasi
Oknum-oknum yang memanfaatkan situs seperti fb,sebagai media perkenalan yang didasari modus penculikan.
Merajalelanya aksi penipuan melalui situs tertentu.
c. Dalam bidang sosial
Mengikuti gaya hidup luar negeri
Meninggalkan sosial yang berbeda
seperti lebih akrab dengan ponsel ketimbang dengan teman – teman sebaya yang
sedang ada di dunia nyata

Komentar
Posting Komentar